Sabtu, 28 Mei 2016
dulu saya tak pernah menyadari betapa sayangnya seorang ayah terhadap putrinya ketika ia selalu memberikan perhatiannya kepada semua anak kecil. semua nampak jelas ketika saya beranjak dewasa. ketika saya merasa memiliki rasa kasih sayang bukan hanya dari lelaki tunggal yaitu ayah. dan saat aku merasakan semua kasih dan sayang lelaki hanya kasih sayang seorang ayah yang sempurna. saya pikir ini akan terus berlangsung hingga suatu hari nanti sang putri menjadi milik lelaki lain yang sah menurut hukum dan agama. penjagaan seorang ayah tak pernah runtuh oleh suatu apapun. hanya saja terkadang sang putri bodoh dan mengabaikan kasih sayang ayah demi lelaki yang entah berantah ketulusannya. dedikasi seorang ayah terhadap putrinya melebihi duri yang melindungi mawar. siapapun itu dan bagaimanapun lelaki tersebut sang ayahlah yang paling berkuasa untuk memberikan ketulusan kasih dan sayangnya. suatu ketika akan terjadi dimana sang putri mempertaruhkan ketulusan kasih sayang seorang ayah dengan lelaki yang ia rasa tulus mencintainya. tak akan pernah ada sebuah kisah bahwa sang ayah membiarkan putrinya larut dalam kesedihan yang mendalam mungkin pernyataan ini yang pernah disalah gunakan oleh sang putri. dimana sang putri memohon dengan rengekan manja untuk meluluhkan sang ayah ketika lelaki yang dicintai sang putri tak lagi tunggal melainkan akan diperadukan dengan lelaki lain. akankah seorang ayah merestui lelaki tersebut dengan alasan tak ingin membiarkan sang putri bersedih ?..........jawabannya adalah IYA . dan apa bila ketika sang putri telah bersama lelaki lain orang yang paling memiliki kecemburuan besar adalah AYAH. dan ayah pulalah yang merasa bersalah besar ketika sang putri dilukai oleh lelaki yang sang putri cintai.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar